Sukses Penanganan Stunting, Pemkot Bontang Belajar ke Kukar

Sukses Penanganan Stunting, Pemkot Bontang Belajar ke Kukar

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menerima kedatangan Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Kota Bontang. Pertemuan ini berlangsung di ruang serbaguna lantai 1, Kantor Bappeda Kukar. Selasa (13/8/2024).

 

Kunjungan ini dihadiri langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Pemkot Bontang, Dasuki beserta jajaran TPPS dan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar, Sunggono didampingi jajaran TPPS Kukar, dan OPD Kukar yang terkait dalam penanganan stunting. 

 

Sekda Kukar, Sunggono menyambut baik kedatangan dari Pemkot Bontang. Dirinya menyebut capaian yang diraih saat ini dalam penanganan stunting, merupakan kerja bersama seluruh sektor dari tingkat kabupaten hingga ke tingkat desa. “ Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mengucapkan selamat datang kepada Pemkot Bontang. Pemkab Kukar sangat berkomitmen dalam meningkatkan kualitas kesehatan, hal ini sesuai dengan RPJMD dan daya ungkitnya salah satunya visi misi yakni program keluarga peduli kesehatan,” jelas Sunggono.

 

Lanjut Sunggono, penanganan stunting di Kukar diperkuat dengan inovasi program Gerakan Keluarga Peduli dan Atasi Stunting (Ragapantas) dan juga Program Bakti Pantas yang didalamnya terdapat berbagai program Bapak Asuh Atasi Stunting (BAAS) yakni gerakan aksi gotong royong mitra perusahaan pemerintah, swasta, masyarakat dan individu dalam mengentaskan stunting, dalam bentuk pemberian bantuan. “ Penanganan stunting itu berbasis keluarga dan berupaya jangan ada kasus stunting baru,” tambahnya.

 

Sementara itu Asissten I Bidang Pemerintah dan Kesra Kota Bontang, Dasuki menyebut prestasi yang dilakukan Pemkab Kukar ini diharapkan bisa ditiru oleh pihaknya guna bersama mensukseskan program pemerintah pusat dalam penanganan stunting secara nasional. 

 

“Apa saja yang dilakukan oleh Pemkab Kukar dan apa saja langkahnya yang bisa ditiru untuk Pemkot Bontang,” ucapnya.

 

Dirinya menambahkan pihaknya masih jauh dalam mendekati target nasional penanganan stunting yakni 14 persen. Tapi dirinya optimis ilmu dan langkah yang bisa ditiru di Kukar bisa berdampak signifikan terhadap penanganan stunting di Kota Bontang. “Ini Serius kunjungan bermanfaat dan bisa memberikan banyak ilmui,” pungkasnya.(adv/diskominfokukar/stg/kn1/rhi)