Disdikbud Kukar Tekankan Pentingnya Komunikasi dan Empati Guru dalam Pembentukan Karakter Siswa
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan pentingnya pembinaan karakter siswa melalui pendekatan komunikasi dan empati dari para guru. Hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, menanggapi maraknya isu guru yang dilaporkan akibat cara menegur siswa di sekolah.
Menurut Emy, guru tetap memiliki kewajiban untuk menegur siswa ketika berbuat salah, namun harus dilakukan dengan cara yang bijak dan tanpa kekerasan.
“Menegur itu memang diharuskan. Tapi cara menegurnya tidak boleh dengan kekerasan. Guru harus menelisik lebih jauh kenapa anak melakukan hal itu, dan di situ dibutuhkan komunikasi antara guru dan anak,” jelasnya, Kamis (13/11/2025).
Ia menambahkan, pendekatan dialog dan empati perlu menjadi bagian dari budaya sekolah. Guru sebaiknya memahami latar belakang dan kondisi siswa sebelum mengambil tindakan, agar teguran dapat menjadi pembelajaran yang membangun, bukan justru menimbulkan trauma.
“Kalau anak berbuat salah, sebaiknya guru menggali dulu alasannya, bertanya kenapa mereka melakukan itu, dan mencari solusi bersama. Jadi bukan langsung marah atau berkata kasar,” ujarnya.
Emy menyebut upaya ini sejalan dengan Program Kukar Cerdas Berkarakter yang menekankan pembangunan karakter siswa melalui lingkungan belajar yang aman, beretika, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.
Dengan penerapan pendekatan pendidikan yang humanis ini, Disdikbud Kukar berharap tercipta generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, empati tinggi, dan tangguh menghadapi tantangan zaman. (adv/prokomkukar/zal/rhi).
adminKN