Desa Jembayan Optimalkan Peran Kader Posyandu Bantu Turunkan Stunting

Desa Jembayan  Optimalkan Peran Kader Posyandu Bantu Turunkan Stunting

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan melakukan penguatan terhadapa kapasitas kader posyandu. Hal ini dilakukan untuk terus memperkuat upaya pencegahan stunting di wilayah Desa Jembayan

 

Kepala Desa Jembayan, Erwin, menyebutkan bahwa saat ini pemerintah desa secara konsisten menjalankan berbagai langkah intervensi sesuai arahan dari pemerintah daerah yakni dengan menjalankan program Pemberian Makan Tambahan (PMT) bergizi bagi balita yang tercatat terindikasi stunting. Untuk mendukung hal lainnya pihaknya juga akan meningkatkan kapasitas para kader posyandu di Desa Jembayan.

 

 Pihak desa juga akan fokus meningkatkan kapasitas kader Posyandu. Pelatihan dan studi tiru menjadi bagian dari strategi ini, meskipun tahun ini kegiatan tersebut sempat dihentikan. 

 

“Tahun lalu kami adakan studi tiru kader Posyandu setiap bulan. Untuk guru PAUD, kami juga pernah ajak mereka ke Balikpapan untuk belajar dari TK PAUD di sana,” jelas Erwin.

 

Erwin juga ingin melibatkan Babinsa dalam program edukasi masyarakat. Menurutnya, peran Babinsa sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada warga. “Tahun lalu kami ajak Bhabinkamtibmas untuk ikut studi tiru kader Posyandu di Yogyakarta. Tahun depan, kami rencanakan Babinsa, kader Posyandu, tenaga medis, PKK, BPBD, hingga guru TK dan PAUD turut serta,” ungkapnya.

 

Dengan kombinasi edukasi, pelatihan, dan kebijakan yang melibatkan berbagai pihak, Erwin optimistis program pencegahan stunting di Desa Jembayan dapat berjalan efektif. Ia berharap langkah-langkah ini dapat menjadi contoh bagi desa lain di Kutai Kartanegara dalam mengatasi masalah stunting. (adv/diskominfokukar/stg/kn1/rhi)