Sempat Timbulkan Polemik, Jalan di Kecamatan Kenohan Mulai Diperbaiki
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Jalan Pendamaran di Desa Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara, sejak akhir tahun 2021 hingga awal 2022 diinformasikan rusak parah. Namun pertengahan tahun ini kabar baik telah menghampiri. Pasalnya pemerintah daerah, sejak awal bulan Juni 2022 lalu, telah melakukan perbaikan jalan sepanjang 6 kilometer dari total 20 kilometer jalan yang rusak.
Sebagai bukti komitmen Pemkab Kukar pada tahun ini mengalokasikan uang dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp 2,3 miliar. Di tabambah menggelontorkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 30 miliar untuk memperbaiki jalan poros sepanjang 6 kilometer yang rusak berat.
Kepada kukarnews.com, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Restu Irawan, membernarkan bahwa dinasnya telah memulai perbaikan jalan di Pendamaran, sejak awal bulan Juni 2022, lalu. "Dimana perbaikan meliputi peningkatan badan jalan betonisasi, penurapan dan pengaspalan berlapis," jelasnya, Rabu, 20 Juli 2022.
Selanjutnya di rinci, Restu Irawan, untuk perbaikan jalan rusak Pendamaran di Kec. Kenohan Pemkab Kukar, menggelontorkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kukar, sekitar Rp 2,3 miliar. Dengan spesifikasi pengerjaan peningkatan badan jalan dan betonisasi, sepajang 200 meter dan penurapan di kedua sisi jalan di titik kerusakan jalan terparah.
"Dengan peningkatan jalan dan turap itu walau ada banjir tidak akan di khawatirkan lagi," ucapnya.
Selain itu perbaikan lainnya di poros jalan yang sama juga dilakukan oleh Dinas PU Kukar, dimana jalan Pendamaran di sisi Desa Kahala, Kenohan, 5 kilometer panjangnya telah diperbaiki, pula. Melalui anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat senilai Rp 30 miliar. Untuk melakukan pengaspalan.
"Total perbaikan jalan tahun 2022 ini ada 6 kilometer, untuk pengaspalan dan pengecoran. Dan tahun depan di lanjutkan perbaikan jalan sepanjang 10 kilometer yang masih rusak," imbuh Restu Irawan.
Di tempat berbeda, Bupati Kukar, Rendi Solihin mengatakan terus mendorong penuntasan jalan poros Pendamaran. Sebab, akses ini vital dan satu-satunya menghubungkan tiga kecamatan berbeda. Yaitu Kenohan, Kembang Janggut dan Tabang. Tahun ini, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 32 miliar untuk perbaikan jalan sepanjang enam kilometer.
“Alhamdulillah sekarang sudah bisa tertangani. Insyaallah akhir Agustus 2022 ini selesai,” tutur Rendi Solihin.
“Kita masih ada PR sekitar 10-13 kilometer yang masih jadi permasalahan belum mulusnya jalan poros ini. Insyaallah tahun depan kita gelontorkan anggaran lagi," ujar Rendi.
Anggaran yang dialokasikan direncanakan akan lebih besar lagi. Diperkirakan, APBD 2023 nantinya akan mengalami kenaikan lantaran dana bagi hasil (DBH) naik. Sehingga harapnya, masalah jalan rusak yang dikeluhkan masyarakat di daerah Kukar, akan teratasi.
"Saya tidak bisa menjanjikan tahun depan bisa selesai, tapi bisa memastikan bahwa tahun depan akan ada anggaran cukup besar untuk perbaikan poros kahala ini," kuncinya.
Sedangkan, Kepala Desa Tuana Tuha, Tomy, mengatakan perbaikan yang di laksanakan Dinas PU Kukar, telah dimulai sejak awal bulan Juni, 2022, lalu.
"Dimana jalan sejauh lima kilometer di poros Pendamaran sudah di aspal dan di titik jalan yang rusak parah karena banjir, di beton sepanjang 200 meter," ungkap Tomy melalui wawancara via sambungan telpon.
Mulai di jelaskannya, di titik jalan Pendamaran, Tuana Tuha, yang sebelumnya rusak parah dan kerap terputus di sapu banjir, sekarang sudah ada peningkatan jalan dan betonisasi sepanjang 200 meter. Dan diantara kedua sisi jalannya ikut di turap beton agar meminimalisir longsor karena aliran banjir.
"Total sebelumnya sudah tiga kali titik jalan rusak itu di perbaiki pemerintah dan swasta, karena jalan tanahnya sering direndam banjir dan hancur," ingat pria ini.
Selanjutnya, pria berusia 31, ini, mengapresiasi perbaikan jalan poros Pendamaran yang saat ini dilakukan oleh Pemkab Kukar, itu. Dan turut berpesan kepada pemerintah daerah untuk memperbaiki 10 kilometer jalan lainnya menuju, Kecamatan Kenohan, Kembang Janggut, dan Tabang, saat ini.
"Karena anggaran tahun ini terbatas, jalan 10 kilometer di hilir dan hulu Pendamaran bisa diperbaiki tahun depan. Walau kerusakannya spot-spot semoga bisa ikut diperbaiki agar akses menuju tiga kecamatan berbeda tidak terganggu," akhiri Kepala Desa Tuana Tuha, tersebut. (adv/pkom/kn3/rhi)

admin