Remaja Sehat, Masa Depan Cerah Lewat Tablet Tambah Darah
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus melanjutkan program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai upaya untuk mencegah stunting di kalangan anak-anak dan remaja. Tablet ini mengandung zat besi dan asam folat yang penting untuk meningkatkan kadar hemoglobin dan mencegah anemia, salah satu faktor risiko stunting.
Plt. Kepala Dinkes Kukar Kusnandar, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan anak-anak dan remaja di Kabupaten kukar khususnya bagi remaja perempuan. "Anemia dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga dengan pemberian TTD, kita berharap dapat mengurangi kasus stunting di wilayah ini," jelasnya.
Program ini telah berjalan sejak tahun lalu dan diadakan setiap hari Jumat di beberapa sekolah di Kukar, seperti MTS, SMP 2, dan MAN Kota Tenggarong. Selain itu, program ini juga akan dilakukan secara serentak di seluruh Kabupaten Kutai Kartanegara dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN).
Kusnandar menambahkan bahwa program ini juga melibatkan sosialisasi kepada remaja, termasuk aksi olahraga bersama, makan bersama, dan minum tablet tambah darah secara bersama-sama. "Dengan cara ini, kami berharap remaja dapat lebih memahami pentingnya gizi seimbang dan kesehatan," tambahnya.
Menurut data dari Dinkes Kukar, program TTD telah memberikan dampak positif terhadap kesehatan remaja di wilayah tersebut. Sejak program ini diluncurkan, terjadi penurunan signifikan dalam angka anemia di kalangan remaja, yang merupakan salah satu penyebab utama stunting.
Selain itu, Dinkes Kukar juga bekerja sama dengan puskesmas dan sekolah-sekolah dalam melakukan monitoring dan evaluasi program. "Kami rutin melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan program ini berjalan efektif. Kerja sama sangat penting dalam keberhasilan program ini," tambahnya.
Dinkes Kukar juga mengajak partisipasi aktif dari orang tua dan masyarakat dalam mendukung program ini. "Kami mengajak orang tua untuk ikut serta dalam upaya pencegahan stunting dengan memastikan anak-anak mereka mendapatkan asupan gizi yang cukup dan rutin mengonsumsi TTD. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk keberhasilan program ini," harapnya.
Dengan upaya yang terkoordinasi dan berkelanjutan, Dinkes Kukar optimis dapat menekan angka stunting di Kabupaten Kutai Kartanegara. "Kami berharap program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan dan membantu menciptakan generasi yang sehat dan cerdas," pungkasnya. (adv/diskominfokukar/stg/kn1/rhi)
adminKN