Persiapan Menjelang Liburan, Disporapar Balikpapan Pasang Pengeras Suara di Pantai Manggar

Persiapan Menjelang Liburan, Disporapar Balikpapan Pasang Pengeras Suara di Pantai Manggar

kukarnews.id, BALIKPAPAN- Memasuki akhir tahun 2024, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan semakin gencar mempersiapkan Pantai Manggar guna menyambut lonjakan wisatawan selama liburan panjang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemasangan pengeras suara di 15 titik strategis di sepanjang pantai, bertujuan memberikan imbauan secara efektif kepada pengunjung. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan serta keselamatan wisatawan di kawasan pantai.

 

Kepala Disporapar Balikpapan, Ratih Kusuma, menyebut pemasangan pengeras suara menjadi solusi efektif dalam menyampaikan pesan penting, seperti himbauan menjaga anak-anak, menjaga kebersihan, dan memastikan barang-barang pribadi tidak tertinggal.

 

“Dengan adanya pengeras suara, informasi dapat disampaikan lebih cepat dan menjangkau seluruh area pantai,” ujarnya pada Jumat (25/10/2024).

 

Seiring dengan semakin dekatnya liburan akhir tahun, Disporapar memperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah pengunjung hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Pantai Manggar terus menjadi daya tarik utama wisatawan dengan berbagai fasilitas akomodasi yang ditawarkan, mulai dari penginapan berupa wisma dan vila, hingga beragam aktivitas menarik seperti banana boat, jetski, serta atraksi berkuda.

 

“Kami terus menambah pilihan hiburan dan kegiatan di pantai agar pengunjung memiliki lebih banyak opsi untuk bersenang-senang,” ungkap Ratih. Penambahan fasilitas ini dilakukan agar pengalaman wisatawan di Pantai Manggar semakin lengkap dan berkesan.

 

Selain memperbaiki fasilitas, Disporapar juga memperketat pengawasan terhadap aktivitas para pedagang di kawasan Pantai Manggar. Ratih menegaskan, pihaknya telah memasang spanduk berisi imbauan bagi pedagang untuk tetap menjual barang dagangan dengan harga wajar, guna mencegah keluhan dari pengunjung terkait harga yang dianggap terlalu mahal.

 

“Kami tidak ingin ada pengunjung yang merasa dirugikan selama berada di sini, sehingga petugas rutin melakukan pengecekan untuk memastikan harga dan pelayanan tetap sesuai standar,” tegasnya.

 

Dalam upaya meningkatkan kunjungan, Disporapar juga berfokus pada penguatan branding Pantai Manggar sebagai destinasi wisata unggulan Kota Balikpapan. Ratih menyebut, strategi pemasaran disesuaikan dengan kebutuhan dan segmentasi pengunjung, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Berbagai kampanye promosi dilakukan agar Pantai Manggar tetap menjadi pilihan utama wisatawan dalam menghabiskan waktu liburan.

 

Dari segi pendapatan, Pantai Manggar telah memberikan sumbangsih signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan. Hingga Oktober 2024, realisasi pemasukan dari sektor pariwisata pantai ini mencapai Rp 6 miliar, atau sekitar 80 persen dari target yang dicanangkan.

 

Dengan segala persiapan yang matang, Disporapar optimistis Pantai Manggar akan menjadi destinasi liburan yang aman, nyaman, dan menyenangkan, serta mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah di sektor pariwisata. (adv/disporakaltim/dc/rhi)