Pemerintah Fokus Atasi Ketimpangan Guru

Pemerintah Fokus Atasi Ketimpangan Guru

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pemerataan tenaga pendidik di wilayah hulu Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menjadi sorotan, seiring terus berkurangnya jumlah guru akibat pensiun setiap tahun. Kondisi ini dinilai berdampak langsung pada keberlangsungan proses belajar mengajar di sejumlah sekolah.

Plt Camat Kota Bangun, Abdul Karim, menjelaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap sarana pendidikan di daerahnya sudah cukup baik. Namun, distribusi tenaga pengajar masih belum seimbang, terutama karena tingginya jumlah guru yang memasuki masa purna tugas.

“Setiap tahun ada guru yang pensiun. Dalam satu tahun bisa lebih dari 10 orang, bahkan pada 2022 ada lebih dari 20 guru yang purna tugas,” ungkap Abdul.

Ia menambahkan, jika tidak ada tambahan tenaga pendidik, kekurangan guru diprediksi akan semakin besar pada 2028 mendatang. Meski demikian, ia bersyukur adanya skema rekrutmen PPPK yang mulai mengisi kekosongan di beberapa sekolah.

Abdul menilai ketersediaan lembaga pendidikan di wilayahnya sudah cukup menjangkau masyarakat, sehingga alasan putus sekolah tidak lagi berkaitan dengan fasilitas belajar. Namun, ia mengakui bahwa faktor sosial seperti mobilitas orang tua turut menjadi penyebab sebagian siswa terhenti dari pendidikan.

“Harapan kami, tenaga pendidik ke depan semakin berkualitas agar hasil pendidikan juga berkualitas,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menegaskan bahwa persoalan pendidik memang menjadi tantangan tahunan. Selain pensiun, perpindahan tugas dan meninggalnya guru juga memengaruhi ketersediaan guru di berbagai wilayah.

Menurutnya, pemerintah tetap menempatkan peningkatan kompetensi guru sebagai prioritas. Beragam program seperti pelatihan, penguatan metode pengajaran, hingga sertifikasi guru dinilai perlu diperluas demi menjawab kebutuhan di lapangan.

“Kami juga memberi perhatian khusus untuk guru bidang studi tertentu yang jumlahnya masih kurang di beberapa daerah,” tutupnya.

Dengan upaya bertahap dan penguatan kualitas tenaga pendidik, Pemkab Kukar berharap pemerataan layanan pendidikan di wilayah hulu dapat tercapai secara lebih optimal. (adv/disdikbudkukar/kn5/rhi)