Kukar Belum Terima Surat Resmi Terkait Wacana Penundaan Porprov VII
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menyampaikan bahwa belum menerima surat secara resmi terkait wacan penundaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII di Berau. Diketahui bahwa beredar kabar pelaksanaan Porprov akan mengalami penundaan. Hal tersebut diduga belum maksimalnya pengadaan pertandingan dan venue. Sedangkan perihal kabar penundaan tersebut mendapatkan penolakan dari daerah lain.
Menanggapi kabar tersebut , Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa memang benar dari Pengurus Besar (PB) Porprov VII Berau meminta pelaksanaan Porprov diundur. Namun sampai saat pihaknya belum mendapatkan surat resmi terkait pengunduran jadwal tersebut.
Ia mengatakan, apabila benar terjadinya penundaan maka ini bakal mempengaruhi kontingen Kukar sebagai peserta. Pertama waktu latihan bakal ditambah walaupun di satu sisi itu baik namun yang menjadi permasalahan inti adalah persoalan pendanaan.
"Otomatis Training Center bakal diperpanjang, makan minum juga secara otomatis diperpanjang, dan itu perlu menambah biaya lagi," ungkap Ali.
Ali juga khawatir dengan kondisi atlet yang bisa mengalami kejenuhan yang disebabkan diperpanjangnya masa TC. Tidak hanya itu, atlet Kukar ini terdiri dari anak-anak sekolah dan mahasiswa. Jelas ini juga bakal berdampak pada izin mereka.
"Mereka ini rata rata pelajar dan mahasiswa tentunya akan berpengaruh kepada izin sekolah dan kuliah ini juga jadi salah satu faktor yang cukup mempengaruhi," ucapnya.
Bahkan pihaknya juga telah melakukan survei beberapa tempat untuk tempat menginap para atlet Kukar yang akan bertanding di Berau. Secara otomatis pihaknya bakal kembali bernegosiasi ulang perihal itu.
"Termasuk penyediaan konsumsi, itu dampak yang pasti kami hadapi atas penundaan tersebut," kata Ali.
Ditambahkan Ali, bahkan di daerah lain pun sama yakni meminta agar pelaksanaan Porprov agar tidak ditunda. Hal tersebut sama seperti yang disampaikan oleh kontingen Kukar, yakni perihal pendanaan dan kesiapan atlet.
"Berdoa saja, semoga dengan waktu yang diberikan ini bisa memberikan semangat baru buat para atlet," pungkas Ali. (adv/dkom/kn1/rhi)

admin