Bupati Kukar Apresiasi Pramuka Yang Mendaftar Jadi Pendamping Nakes
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA – Melihat dengan meningkatnya jumlah pasien yang terkonfirmasi positif dan ditambahkannya fasilitas kesehatan perawatan pasien Covid-19 serta sebagian tenaga kesehatan (nakes) yang harus istirahat sementara karena terpapar saat memberikan perawatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berupaya melakukan pemenuhan kebutuhan nakes dan relawan penanganan Covid-19 di Kukar.
Saat ini nakes yang ada di Kukar sudah diatas ambang ideal seorang nakes dalam merawat pasien. Bahkan jika dikalkulasikan, seorang nakes di Kukar saat ini harus merawat sebanyak 10 pasien atau lebih. Sehingga membuat nakes menjadi kewalahan, dan perlu tenaga tambahan yang ikut membantu seperti seorang relawan.
Pemerintah saat ini melakukan pembukaan rekrutmen relawan. Relawan yang khusus bertugas mendampingi dan membantu pekerjaan dari para nakes dalam memberikan perawatan kepada pasien. Seperti membantu memasang dan mengganti alat infus kepada pasien, mengganti kelengkapan pasien yang dirawat dan banyak lagi tugas lainnya.
"Relawan ini untuk membantu perawat, sekarang diperlukan relawan seperti itu,” ujar Ketua Satgas Covid-19 Kukar sekaligus Bupati Kukar, Edi Damansyah, Senin (14/8/2021).
Sejak dibuka belum lama ini. Ternyata tenaga relawan yang akan direkrut ini masih sepi peminat. Dari kebutuhan yang dianggap ideal, yakni sebanyak 20 relawan, baru tujuh orang yang mendaftar dan langsung disetujui untuk berkontribusi membantu para nakes di Kukar. Utamanya faskes yang menjadi rujukan perawatan Covid-19.
Dirinya juga memberikan apresiasi kepada para anggota pramuka yang lebih dulu mengajukan diri untuk bergabung.
"Itupun dari adik-adik Pramuka, saya imbau komunitas atau masyarakat lainnya untuk ikut bergabung," lanjut Edi lagi.
Meskipun sifatnya adalah relawan. Edi pun memastikan jika para relawan akan mendapatkan hak-haknya. Sesuai dengan tugas dan kinerja dalam membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 yang masuk di fase gelombang kedua ini. Dimana pasien positif terus bertambah, meski yang sembuh pun tidak kalah banyak. Namun pasien yang berada di rumah sakit, tak kunjung menurun sama sekali.
Dipastikan oleh Edi setelah relawan itu direkrut dan dilatih dengan baik. Selanjutnya para relawan akan diberi bekal dalam menjalankan tugasnya. Seperti pemberian vaksin, sebagai bentuk proteksi selama menjalankan tugasnya sebagai relawan.
"Yang direkrut bertugas mendampingi para perawat, walaupun sekolah umum diterima. Untuk sementara diluar nakes dibutuhkan 20 orang," tutupnya. (adv/dkom/kn1)
admin