Pembangunan Fasyankes Masif Dilakukan, Upaya Pemkab Kukar Turunkan Angka Stunting di 2024
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pembangunan infrastruktur fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) masif dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar). Pemenuhan infrastruktur fasyankes ini menjadi bagian dalam upaya Pemkab Kukar menurunkan angka stunting di tahun 2024.
Meliputi pembangunan dan rehabilitasi 26 unit posyandu di beberapa kecamatan. Bersamaan dengan ini, Pemkab Kukar juga tengah melengkapi standarisasi sarana prasarana di 794 unit posyandu. Diikuti pembangunan dan rehabilitasi 16 unit puskesmas dan 27 puskesmas pembantu (pusban).
Tak berhenti di situ, Pemkab Kukar juga sudah menyelesaikan salah satu janjinya, yakni penambahan gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aji Muhammad Parikesit di Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang. Selanjutnya, pembangunan tahap dua rumah sakit di Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak.
Komitmen dengan targetnya, Pemkab Kukar telah memasukkan peningkatan infrastruktur fasyankes ke dalam Rencana Kerja Prioritas Daerah 2024. Di antaranya pembangunan dua unit puskesmas, 14 unit pusban, dan 32 unit posyandu.
“Infrastruktur layanan kesehatan adalah upaya kami Pemkab Kukar untuk mendukung penanganan stunting,” kata Edi, Senin (1/7/2024).
Ia menjelaskan, stunting merupakan salah satu isu penting nasional yang tekun dikerjakan Pemkab Kukar. Berbagai upaya yang dilakukan sepanjang 2023 berhasil membuahkan hasil. Terbukti dari data angka stunting yang menurun di Kukar, yakni 16 persen.
Angka di atas didapat berdasarkan estimasi survei kesehatan Indonesia tahun 2023. Menurun tajam dibanding angka stunting di 2022 yang tercatat 27 persen. “Tahun 2023 menurun signifikan angka stunting di Kukar. Kita optimalkan lagi untuk terus turun di 2024," ajaknya. (adv/diskominfokukar/stg/kn1/rhi)
adminKN