Kades Bangun Rejo Berencana Berdayakan Lahan Eks Tambang Menjadi Embung Pertanian

Kades Bangun Rejo Berencana Berdayakan Lahan Eks Tambang Menjadi Embung Pertanian

kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Memanfaatkan lahan eks tambang milik PT Kitadin, Pemerintah Desa (Pemdes) Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berencana memberdayakannya menjadi embung irigasi pertanian dan objek wisata. 


Kepala Desa Bangun Rejo, Suprapto mengatakan lahan pasca tambang ini sudah lama tidak digunakan lagi. Oleh karena itu, seharusnya lebih dimanfaatkan sehingga memiliki fungsi bagi warga dan masyarakat.


Dia ingin lahan tandus seluas 55 hektare dapat dimanfaatkan sebagai embung yang menampung air. Lahan tersebut juga dapat difungsikan sebagai destinasi wisata. Nantinya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bisa berperan sebagai pengelola.


"Sama halnya dengan embung penampungan air yang dapat menjadi irigasi petani apabila musim kemarau. Sehingga fungsi lainnya bisa untuk memelihara ikan air tawar," ujar Suprapto.


Apa yang direncanakan dengan konsep pengunaannya lanjut Suprapto adalah bagi masyarakat. Karena untuk kelayakan hidup banyak orang, menurutnya kenapa tidak dirancang dan diproses.


"Kukar juga bisa membangunnya, jangan hanya di pulau Jawa saja yang bisa," tegasnya.


Lahan yang memiliki luasan hingga ratusan hektare ini terletak di wilayah Desa Bangun Rejo L3, blok D1. Dan yang direncanakan menjadi embung perairan seluas 55 hektare akan dibangun secara melingkar. Suprapto berharap rencana ini dapat dikerjasamakan dengan pemerintah dan pihak perusahaan


"Jika nanti telah terbangun, masayarakat juga bisa memanfaatkan lahan untuk budidaya ikan arwana dan koi atau sebagainya. Saya sudah konfirmasi terkait perencanaan ini ke bupati, dan sudah didukung penuh karena ini berkaitan dengan pertanian dalam arti luas," tutupnya. (adv/dkom/kn1/rhi)