Hetifah Isi Materi Leadership Training ke - V di Unikarta

Hetifah Isi Materi Leadership Training ke - V di Unikarta

kukarnews.id, TENGGARONG - Wakil Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian hadir sebagai narasumber pada seminar Leadership Training ke- V, dengan tema membina kader yang berkualitas secara akademisi dan kreatif, serta berjiwa sosial yang berlangsung di Unikarta, Kamis (3/3/2022).


Dalam acara yang dibuka oleh Rektor Unikarta Prof Dr Ir Ince Raden, Hetifah mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membentuk mahasiswa menjadi pemimpin dimasa yang akan datang. Dirinya menilai hal ini harus dilakukan karena Kukar termasuk wilayah Ibu Kota Negara (IKN).


"Ini memang penting, jadi kita bukan hanya sekedar bekerja, namun kita butuh pemimpin dimasa yang akan datang," ucap Hetifah.


Dirinya menambahkan untuk menjadi pemimpin, membutuhkan proses, mulai dari pengetahuan luas, memberikan motivasi, serta sharing pengalaman yang terlebih dahulu telah menjadi pemimpin.


"Saat diskusi banyak berbagai pertanyaan dari mahasiswa, bagaimana menjadi pemimpin yang benar, dan peran seorang pemimpin" sebutnya.


Lanjut Hetifah, setiap orang berhak menjadi pemimpin, semua tergantung dari dirinya masing masing, mampu tidak SDM dan memiliki kompetensi atau tidak. Kukar merupakan peluang besar karena termasuk wilayah IKN, dan mahasiswa Unikarta memiliki potensi yang sangat luar biasa. Mahasiswanya sangat aktif, kreatif, kritis, dan cocok menjadi pemimpin.


"Semoga Unikarta menjadi perguruan tinggi maju di Kaltim, memiliki SDM yang berkualitas, mampu bersaing, saran kedepan untuk bisa menambah prodi Design Komunikasi Visual (DKV)," ucapnya.


Sementara itu Rektor Unikarta Prof Dr Ir Ince Raden berharap Unikarta kedepan, bisa lebih baik, maju lagi, dengan cara apakah membuka program studi baru, atau lainnya.


"Kita terus berupaya untuk pengembangan Unikarta ke depan. Kita juga mengajak semua pihak untuk saling sinergi, sehingga bisa mewujudkan harapan Unikarta menjadi lebih baik," jelasnya.


Dirinya mendapat saran agar membuka program studi Design Komunikasi Visual (DKV), namun hal itu tidak mudah, tentunya harus mempersiapkan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi tersebut.


"Paling tidak kita butuh 5 tenaga pendidik untuk buka prodi DKV," tutupnya.(kn1/rhi)