Dinas P3A Kukar Tingkatkan Peran Satgas PATBM
Cegah Kekerasan Pada Anak
KUKAR - kasus kekerasan terhadap anak di wilayah Kutai Kartanegara tercatat masih tinggi, dari data yang di peroleh di Dinas Pemberdayaaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kukar sejak Januari Hingga Agustus 2020, terdapat 62 kasus yang ditangani 24 diantaranya merupakan kasus kekerasan seksual.
Tingginya kasus kekerasan terhadap anak di kukar paling sering terjadi di daerah pesisir, dengan alasan yang beragam diantaranya karena sering menonton film tidak pantas di ponsel, faktor ekonomi, bahkan aksi ini dilakukan oleh orang terdekat korban.
“ Banyaknya ditemui kasus yang melibatkan orang terdekat sebagai pelaku,” kata Kepala DP3A Kabupaten Kutai Kartanegara, Aji Lina Rodiah.
Karena banyaknya ditemui kasus yang melibatkan orang terdekat sebagai pelaku, pihaknya terus aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu menjaga dan memberikan edukasi kepada anak-anak tentang pendidikan seks sejak dini.
Pihaknya juga telah membentuk Satgas Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di setiap kecamatan yang ada di Kukar dengan tugas dan fungsi adalah untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta merespon laporan dari masyarakat.
“Satgas Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat ini ada di setiap kecamatan, masyarakat bisa membuat laporan ataupun menerima informasi terkait perlindungan anak,” tambahnya.
Sebelumnya pada tahun 2019 angka kekerasan terhadap anak yang ditangani Dinas P3A Kukar sebanyak 93 kasus yang didominasi kekerasan seksual sebanyak 30 kasus. (adv/kn1)

admin