Deklarasi Damai, Ajak Tidak Terprovokasi Berita Hoaks

Deklarasi Damai, Ajak Tidak Terprovokasi Berita Hoaks

KUKAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) berkomitmen untuk menciptakan suasana keamanan dan ketentraman di wilayah Kukar. terlebih menjelang Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang, ada saja pihak yang membuat kegaduhan di Kutai Kartanegara.

Untuk itu melalui Deklarasi Damai dalam kegiatan Seminar kebangsaan bersama seluruh unsur tokoh agama, paguyuban, etnis, dan suku yang ada di Kukar dan berlangsung di Pendopo Odah Etam , pihaknya ingin seluruh pihak bisa berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketentraman di Kukar.

”Saya mengapresiasi atas apa yang digagas FPK, bersama berkomitmen menjaga keamanan dan ketentraman di Kukar melalui deklarasi damai, terlebih menjelang Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang,” kata Chairil Anwar, Kamis (19/11/2020).

Banyaknya isu - isu berita hoax di media sosial juga perlu disikapi dengan baik, agar masyarakat tidak mucah terpecah belah yang berakibatkan perpecahan. untuk itu melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) menjadi media bagi seluruh etnis dan agama untuk berhimpun menyikapi persoalan bangsa maupun memberikan sumbangsih terhadap pembangunan daerah.

”Saya berharap seluruh perwakilan suku yang ada di Kukar agar tidak mudah terprovokasi pada isu-isu berita hoaks. Mari bergandengan tangan untuk membangun, menjaga, dan membela Kukar menjadi Kabupaten yang maju, aman dan makmur,” ajaknya.

Ditambahkan Chairil, tantangan yang dihadapi saat ini semakin kompleks, terlebih kemudahan dan kecanggihan akses digitalisasi internet yang telah mengubah lanskap politik, ekonomi dan sosial budaya.

"Saat ini dengan mudahnya kita diadu domba melalui media sosial. Sehingga muncul konflik antar suku serta agama, Untuk itu saya mengajak agar tetap menjaga kedamaian dan ketentraman,” tutupnya. (adv/kn1)