Cakupan Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Rendah, Satgas Evaluasi Pelaksanaan PTM
Kasus Harian Positif Bertambah
kukarnews.id, TENGGARONG - Sempat berjalan beberapa bulan, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kutai Kartanegara (Kukar) akan kembali dilakukan evaluasi. Di tengah mulai kembali merebaknya kasus positif Covid-19 di Kukar.
Tak hanya itu, evaluasi dilakukan setelah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), mengeluarkan edaran baru. Untuk kemudian ditindaklanjuti oleh masing-masing di daerah di Indonesia.
Melalui Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kukar, Sunggono, jika kini Disdikbud Kukar sedang melakukan pemetaan, sekolah mana saja yang diperbolehkan untuk menjalankan PTM 100 persen, mana yang PTM terbatas. Untuk kemudian dirumuskan dan menentukannya.
"Sudah dibuatkan draft SE Bupati tersebut, juga akan disampaikan pada seluruh sekolah di Kukar," kata Sunggono, Sabtu (12/2/2022).
Kembali dijelaskan oleh Sunggono, lambatnya cakupan vaksinasi untuk kelompok anak-anak 6-11 tahun menjadi pertimbangannya. Kelompok inipun dianggap rentan terpapar saat aktifitas pembelajaran di sekolah dilaksanakan. Apalagi sempat ditemukan guru dan murid yang ditemukan positif.
Begitupun kasus positif di Kukar yang terus bertambah. Sehingga kebijakannya segera dan sudah disusun untuk disosialisasikan keseluruh sekolah-sekolah di Kukar. Dipastikan Senin pekan depan sudah mulai berjalan.
"Pelaksanaannya akan terus dilakukan evaluasi, tergantung dinamika penanganan Covid di daerah," ringkasnya. (kn3/rhi)
admin