Asisten III Setkab Kukar Tutup Pelatihan Kompetensi Litbang
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Pelatihan Peningkatan Kompetensi Litbang dalam rangka mewujudkan Kukar Idaman atau inovatif, berdaya saing dan mandiri secara resmi ditutup oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara (Kukar) Totok Heru Subroto di Hotel Aston Samarinda. Sabtu (8/10/2022).
Dalam membacakan sambutan Bupati Kukar Totok Heru Subroto, atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kepada seluruh peserta dan narasumber yang telah bersungguh-sungguh untuk mengikuti pelatihan ini.
"Setelah dua hari mengikuti pelatihan, otomatis telah mendapatkan ilmu dan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang). Hal ini sebagai upaya revitalisasi dan transformasi untuk memperkuat fungsi Pemerintah Daerah bagi penyelenggaraan tugas-tugas penelitian,” ucapnya.
Dirinya meminta kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk jangan pernah berhenti untuk meningkatkan kualitas ilmu pengetahuan melalui belajar. Mulai dengan kemampuan menulis dan didukung dengan kemampuan membaca.
"Hal itu menjadi salah satu yang harus dimiliki dalam melakukan penelitian dan pengembangan, sehingga dapat menulis resume dan menyimpulkan penelitian dengan baik agar dapat mencapai suatu tujuan dari pekerjaan yang dilakukan," lanjutnya.
Totok menegaskan, saat ini ada beberapa hal yang harus dilakukan, yakni ada atau tidak ada masalah di lapangan Balitbangda harus tetap kreatif dan inovatif. Sebab, masih banyak hal serta potensi yang bisa digali di Kukar, oleh karena itu diperlukan kreativitas hingga inovasi.
Dengan semua kebijakan Pemkab Kukar, diharapkan dapat dilakukan riset dengan baik dan benar, hingga memiliki bukti yang kuat ketika ditujukan ke seluruh jajaran stakeholder, kebijakan itu bisa menjadi kebijakan yang paling optimum. Karena itu berdasarkan riset yang mendalam dan komprehensif.
"Diperlukan kerjasama dengan Perguruan Tinggi dan Badan Penelitian lainnya untuk memikirkan proses perumusan kebijakan-kebijakan tersebut," tutupnya. (adv/dkom/kn1/rhi)


admin