Abdul Rasid Minta Seleksi Calon Dewas dan Direksi BUMD Obyektif Transparan
kukarnews.id, KUTAI KARTANEGARA - Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasid meminta dalam proses seleksi calon Dewan Pengawas (Dewas) dan Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) oleh Pemkab Kukar. Dilakukan secara objektif mempertimbangkan kemampuan calon yang akan direkrut. Sebab menurutnya jika tanpa mempertimbangkan hal tersebut tidak akan berdampak baik bagi pertumbuhan perusda itu tersendiri.
"Saya yakin ini tidak akan memberikan efek yang positif bagi Perusda itu sendiri," jelasnya.
Oleh karenanya skill dan pengetahuan terkait dengan posisi kedudukan harus benar dilakukan selektif. Karena hal ini harus belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya.
Dirinya berharap jangan sampai merekrut orang yang tak berkompeten di bidangnya. Yang pada akhirnya tidak menghasilkan income atau pendapatan besar bagi daerah. Apalagi tujuannya perusda sebagai wadah mendapatkan dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Masa Perusda kalah dengan BUMDes Sungai Payang yang setahun bisa mendapatkan penghasilan miliaran rupiah. Itu mereka peroleh untuk kegiatan BUMDes saja," ungkap politisi Fraksi Golkar.
Perusda dengan jangkauan yang luas tentunya bisa menghasilkan lebih besar daripada BUMDes. Tentunya menjadi perhatian bersama bagaimana caranya kedepan orang yang dipilih memiliki kompetensi tersebut.
"Saya mengharapkan kalau memang itu dilaksanakan maka laksanakan lah secara objektif. Mempertimbangkan orang yang akan menduduki posisi dan harus transparan jangan ada titip-titipan," harap Rasid.
Anggota dewan dapil Tenggarong menambahkan, orang yang menduduki jabatan tersebut tidak mesti asli putra atau putri daerah. Tapi harus melihat Perusda dalam arti luas, karena ingin bagaimana bisa memberikan pendapatan yang lebih besar untuk daerah.
"Karena sektor-sektor kan cukup besar, tinggal bagaimana mengolah potensi dan manajemen dalam mengatur perusda itu sendiri," pungkasnya. (adv/dprd/kn1)
admin